Cerita Muafakat 1: Walau Apapun Bangsa Kita, Darah Yang Mengalir Tetap Sama

0
1394

Dalam kehidupan kita, kita selalu menyangka kita kuat. Kuat untuk mengharungi segala cabaran dan dugaan yang dilontarkan oleh kehidupan ini bersendirian.

Benarlah kehidupan mengajar kita bahawa persaudaraan, persahabatan dan nilai kemanusiaan itu bukan pada keturunan dan asal usul. Kerana, siapa pun kita, akhirnya, darah yang mengalir dalam tubuh kita masih sama. Apa pun bangsa kita, warna darah kita masih sama. Dan, darah yang lahir atas nama persahabatan dan muafakat itu, jauh lebih bererti.

Sepertinya lenggok tari kuda kepang, yang tidak kisah siapa penunggangnya. Begitulah nilai persahatan dan muafakat antara kita. Yang tidak pernah kisah, akan warna dan asal usulnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here